Web Data Kemenko Kesra

Keberadaan web data ini diharapkan memberi banyak manfaat kepada para pengunjung, terutama pihak yang berkaitan dengan Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat. Web data ini menjadi tambahan kelengkapan pustaka, yang berguna bagi kehidupan masyarakat serta merupakan referensi sangat baik bagi para pelaku, pemerhati, dan pecinta permasalahan kesejahteraan rakyat dan solusinya, untuk melakukan kajian dan pengembangan pengetahuannya.

Kementerian Koordinator Bidang Kesra

Jl. Medan Merdeka Barat No. 3
Jakarta Pusat 10110
3459444

Usulan Nominasi Angklung Indonesia

  1. Angklung adalah alat musik bambu asli Indonesia yang sangat sederhana dan sudah dikenal selama berabad-abad. Sejak beberapa waktu yang lalu para pemangku kepentingan Warisan Mata Budaya Takbenda Indonesia telah mengambil prakarsa untuk menominasikn “Angklung Indonesia” kepada UNESCO ke dalam Representative List of Intangible Cultural Heritage of Humanity (ICHH) pada tahun 2010.
  2. Pada tanggal 30 Juni dan 13 Juli 2009 telah diselenggarakan pertemuan antara Kepala Puslitbang Kebudayaan, Depbudpar (Bpk Harry Waluyo), Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Kebudayaan dan Pariwisata (PSD Budpar) Bapak I Gusti Putu Laksanguna  dengan  pemangku kepentingan  yaitu Peneliti Puslitbang Kebudayaan, Masyarakat Musik Angklung, Pakar Budaya/Ahli angklung dari  Banten, Bogor, Bandung, Sukabumi, Sumedang, Baduy, Jakarta, Yayasan Kadin Indonesia, Perguruan Tinggi STSI Bandung, dan LSM, dan disepakati untuk segera menyusun berkas nominasi Angklung Indonesia kepada UNESCO dengan catatan deadline nominasi harus sudah masuk kepada UNESCO Paris paling lambat tanggal 31 Agustus 2009 untuk diinkripsikan tahun 2010.
  3.  Telah dibentuk Tim Pelaksana Angklung Indonesia dengan Ketua Pengarah Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Kebudayaan dan Pariwisata (PSD Budpar) dan Penganggung jawab Kapuslitbang Kebudayaan, Depbudpar serta anggota para pakar budaya, masyarakat Musik Angklung,dan LSM.
  4. Pada tanggal 27 Juli 2009, Tim Pelaksana Angklung Indonesia telah beraudiensi dengan Bapak Sesmenko Kesra untuk melaporkan bahwa berkas nominasi Angklung sedang dalam proses penyusunan dalam bentuk draft awal.
  5. Tanggal 11 Agustus 2009 telah diselenggarakan Sidang Verifikasi Nominasi Angklung Indonesia untuk diinskripsikan dalam Daftar Representative Warisan Budaya Takbenda UNESCO di Saung Mang Ujo, Bandung yang dihadiri oleh Tim Pelaksana Angklung Indonesia, Para Guru SMU, Pelatih angklung, Siswa SMP dan SMU, dan Masyarakat  pengrajin, Tokoh Angklung, Menko Kesra,  Kadin, Dinas Budpar Jabar, Praktisi angklung dan Seniman.
  6.  Tanggal 24 Agustus 2009, telah di tanda tangani surat Menko Kesra kepada UNESCO tentang usulan nominasi Angklung Indonesia siap dikirim ke Paris.

 

Gambar Pendukung: