Web Data Kemenko Kesra

Keberadaan web data ini diharapkan memberi banyak manfaat kepada para pengunjung, terutama pihak yang berkaitan dengan Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat. Web data ini menjadi tambahan kelengkapan pustaka, yang berguna bagi kehidupan masyarakat serta merupakan referensi sangat baik bagi para pelaku, pemerhati, dan pecinta permasalahan kesejahteraan rakyat dan solusinya, untuk melakukan kajian dan pengembangan pengetahuannya.

Kementerian Koordinator Bidang Kesra

Jl. Medan Merdeka Barat No. 3
Jakarta Pusat 10110
3459444

PENYAKIT LEPRA

Normal
0

false
false
false

MicrosoftInternetExplorer4

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin:0in;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:"Times New Roman";
mso-ansi-language:#0400;
mso-fareast-language:#0400;
mso-bidi-language:#0400;}

Kasus Lepra di Indonesia Peringkat Tiga Dunia
 
Lepra (penyakit Morbus Hansen/kusta) adalah infeksi menahun yang terutama ditandai oleh adanya kerusakan saraf perifer  (saraf diluar otak dan medulla spinalis), kulit, selaput lendir hidung, buah zakar dan mata.
Kasus penyakit lepra di Indonesia masih tinggi, menduduki peringkat tiga di dunia. Diperkirakan setiap tahun tercatat 17 ribu hingga 20 ribu kasus lepra baru. "Itu yang terdeteksi, belum lagi yang tidak lapor dan tidak diobati,"

Jumlah penderita di Indonesia masih lebih tinggi di bandingkan Cina yang memiliki penduduk lebih banyak, diperkirakan Kasus lepra 16.500. Dibandingkan dengan negara miskin seperti Nigeria dan Etopia juga masih lebih tinggi, kasus barunya diperkirakan sekitar 4.000-5.000 per tahun.

Belum dapat dipastikan berapa jumlah penderita sesungguhnya, namun diperkirakan mencapai 400 ribu - 500 ribu, dan terus bertambah setiap tahun. Penderita penyakit lepra sebenarnya dapat sembuh total dengan mengkonsumsi obat multydrugtherapy (MDT) selama 6-12 bulan.

  Penyebab dari penyakit Lepra adalah bakteri mycrobacterium leprae. Penyakit tersebut menular tetapi tidak mudah ditularkan. Hanya mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah yang mudah tertular. Cara penularan lepra  belum diketahui secara pasti, sekitar 50% penderita kemungkinan tertular karena berhubungan dekat dengan seseorang yang terifeksi.

Mereka yang mudah tertular biasanya kurang gizi, dan saat di dalam kandungan tidak tumbuh dengan sistem kekebalan tubuh yang baik. Meski demikian, sebenarnya belum diketahui secara pasti bentuk penularannya karena bakteri penyebab lepra memiliki masa inkubasi antara 2-15 tahun. Penyakit yang terjadi bisa ringan (lepra tuberculoid) dan berat (lepta lepromatosa), penderita lepra ringa tidak dapat menularkan.

Tidak dapat diketahui secara pasti paparan bakteri mana yang menyebabkan sakit. Penularan kemungkinan besar lewat udara atau saluran pernafasan, bagi orang sehat  tidak mudah tertular.
Lebih dari 5 juta penduduk dunia terinfeksi penyakit  lepra, paling banyak terdapat di Asia, Afrika, Amerika Latin dan Kepulauan Samudra Pasifik.
Di Indonesia penyakit  lepra tersebar di seluruh provinsi. Daerah kantong-kantong penderita antara lain terdapat di Aceh, Sulawesi Selatan, Maluku, Maluku Utara, daerah pantai utara Jawa, Jawa Timur, Madura, dan Papua.
Penyakit Lepra dapat menyerang pada semua umur, paling sering ditemukan pada umur 20 th - 30 th. sering